Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252

views 22212 Kali dilihat
Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252by iBerita Unikon.Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252iBerita Unik – Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252 – Maham ngomel di depan Chand begum, dan Chand begum cuma mengigil diam dalam ketakutannya. Suara dan logat yang di gunakan oleh Maham Angga saat mengucapkan kata- katanya persis penyiar sepak bola yang sedang menyiarkan lapora. Maham berkata, “tidak tau siapa penolong mu yang telah membantu mengirimkan […]

Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252iBerita Unik – Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252 – Maham ngomel di depan Chand begum, dan Chand begum cuma mengigil diam dalam ketakutannya. Suara dan logat yang di gunakan oleh Maham Angga saat mengucapkan kata- katanya persis penyiar sepak bola yang sedang menyiarkan lapora. Maham berkata, “tidak tau siapa penolong mu yang telah membantu mengirimkan surat pada Jalal, aku akan menemukan dia, tapi sekarang aku akan berurusan dengan mu.

Aku ingin tahu jalan menuju harta karun, kau harus memberitahuku, tidak ada yang bisa menemukamu di sini, kau sudah mati bagi dunia dan jika kau tidakmemberitahukannya padaku, aku akan membunuhmu. Kalau kau tidak peduli padaku, pedulilah pada anakmu.” Maham mengambi boneka dan menunjukannya pada Chand begum. Chand begum merebut boneka itu yang dianggapnya sebagai anaknya. Kondisi mentalnya sudah tidak stabil. Maham berjanji kalau dia tidak akan menyakiti anak Chand, tapi dia harus menceritakan padanya tentang harta karun. Chand Begum memeluk bonekanya erat- erat. Maham menyuruhnya bercerita, chand masih tidak bersuara. Dengan tidak sabar maham angga merebut boneka dalam pelukan chand dan membentaknya.

Chand begum menangis dan berbicara dengan kata-kata yang tidak jelas, dia memohon pada Maham agar mengembalikan anaknya. Maham berkata kalau dia tahu hidup chand adalah untuk anaknya, tapi bagi maham yang terpenting adalah harta karun itu. Sebuah adengan kilas balik menunjukan apa yang terjadi sebelum chand begum di tangkap maham angga. Chand adalah salah satu istri Humayun. Saat itu di kamarnya, Chand sedang seorang diri, di sampingnya terdapat tempat tidur bayi yang berisi seorang bayi perempuan yang cantik.

Chand bicara sendiri katanya semua orang menginginkan harta yang di tinggalkan Humayun untuk putrinya, semua orang menginginkan surat
itu di mana tertulis pernyataan bahwa putrinya akan mewarisi tahta delhi. Ada pengumuman kalau maham angga datang. Maham masuk dan
memberi salam. Maham bertanya kabar Chand. Chand mengatakan kalau Humayun pergi berperang, dan di sini semua orang menginginkan harta yang di tinggalkan untuk putrinya. Chand bertanya pada Maham apakah dia punya ide untuk menyimpannya? Maham menyerigai dan berkata, “kenapa tidak anda bagi beban anda pada saya, saya pelayan khusus anda, katakanlah.” Chand berkata kalau dia tidak akan berbagi informasi tentang harta karun itu, karena harta itu adalah milik putrinya Nigaar. Maham berkata, “cobalah untuk memahami kalau
anda tidak layak mendapatkan harta itu, karena itu semua orang cemburu sebab kau memiliki semuanya di Delhi, harta karun. Tidak ..anda tidak akan mendapatkannya dengan mudah, katakan pada saya di mana harta itu?” Chand begum membentak Maham agar jangan melupakan batasannya, karena dia hanya seorang pelayan. Maham mengeluarkan belati dan menunjukkannya pada Chand. Chand berkata pada Maham agar jangan menakut-nakutinya karena dia akan melaporkan perbuatanya pada raja. Kau akan melaporkan aku? aku ingin lihat pada siapa kau akan
mengadu dan siapa yang akan menghukumku. Mendengar ancama maham, Chand begum terlihat ketakutan, dia segera mengambil bayinya
dari ayunan danberlari keluar. Kilas balik berakhir. Maham angga berkata pada chand untuk mengingat apa yang dilakukan Maham pada gauhur
Begum.

Sinopsis Jodha Akbar episode 252. Kilas balik kembali berlangsung. Chand Begum membawa bayinya dan berlari menemui Gauhur begum.
Chand mengatakan kalau ada orang yang akan membunuh dirinya dan putrinya. Gauhur bertanya siapa? Maham datang. Gauhur berkata pada
Maham kalau Chand begum tegang dan meminta Maham menemaninya. Chand begum menolak dan mengatakan kalau maham lah yang akan membunuhnya. Gauhur berteriak pada maham, “bagaimana bisa kau melakukan itu?” Maham menyahut, “aku tidak membutuhkan nasehatmu. Ingat kau dulu seorang pelayan, humayum melihatmu dan menyukaimu karena itu kau menjadi ratu. Tapi jangan lupa aku maham, aku memintamu untuk menjauh dari urusanku.”Maham mendekati Chand begum dan berkata, “aku bertanya yang terakhir kali tentang harta karun…” Maham angga mengayunkan belatinya pada Chand begum, gauhur menghalangi, Maham membunuh gauhur begum. Chand begum yang melihatnya menjadi sangat ketakutan. Maham angga menodongkan belatinya pada chand. Chand memohon untuk dirinya dan anaknya. Maham berkata kalau putrinya adalah alasan untuk segalanya dan dia akan membunuhnya. Maham hendak menyerang anak chand, tiba-tiba terdengar keributan di luar. Perhatian Maham teralihkan. Seorang pelayan memberitahu kalau beberapa orang telah menyerang tenda mereka. Maham membalikan badan, kesempatan itu di gunakan oleh Chand Begum untuk melarikan diri. Maham menoleh lagi tapi chand sudah tidak ada. Maham berjalan keluar, diluar suasana hiruk pikuk, orang-orang berlarian kesana kemari mencoba menyelamtakan diri dari serangan. maham mencari-cari Chand begum.

Tak jauh dari maham angga, di antara hiruk pikuk lalu lalang manusia, Chand begum menyerahkan bayinya pada seseorang dan meminta orang itu pergi menyelamtakannya. Orang itu menerima bayi Chand dan segera pergi meninggalkannya. Maham melihat chand, dan segera mengejarnya. Klias balik berakhir lagi. Maham mengingatkan semua itu pada Chand, tapi chand yang kondisi
mentalnya sudah tidak stabil hanya terlihat memang dan ketakutan.

Di kamarnya, Jodha sedang duduk di depan meja rias merapikan rambutnya. Karena seriusnya Jodha
sampai tidak melihat Jalal datang. Jalal berdiri menyandar di tiang di belakang Jodha sambil bersendekap. Melalui pantulan di cermin,
jalal mengamati Jodha dan tersenyum. Jodha masih asyik membelai rambut panjangnya, saat
dia menatap ke cermin dia terlihat Jalal. JOdha
tersenyum tipis dan berkata, “saya pikir anda
seorang raja, tapi ternyata seorang pencuri,
kenapa anda datang diam-diam?” Jalal
mendekati Jodha dan memegang pundaknya.
Jodha bertanya, ” kenapa datang pada saat
ini?” Jalal balik bertanya, “apakah aku perlu izin
untuk datang?” Jodha tertawa dan berkata,
“tidak.” Jalal berkata kalau dia bisa tidur di sini.
Jalal berjalan ketempat tidur lalu berbaring
miring dengan tangan menyanggah kepalanya.
Jodha memghampiri jalal dan berkata, “yang
mulia saya…” Jalal memotong ucapan Jodha
dengan berkata, “ada tempat kosong di ranjang,
kau bisa tidur di sini..di samping ku.” Jalal
menepuk kasur di sebelahnya. Jodha
menatapnya dengan sengit tapi manis sambil
berkata, ” yang mulia, anda suka berbelit-belit
dan juga egois.” Jalal bangkit dan bertanya, “apa
yang aku lakukan? apakah aku memegang
tanganmu?” Jalal memegang tangan Jodha.
“apakah aku mendekatimu?” Jalal berdiri
mendekati Jodha dan memegang pundaknya, lalu
menarik tubuh Jodha agar merapat. “apakah aku
memelukmu?” Jalal hendak memeluk Jodha, tapi
Jodha mendorong tubuh Jalal dan menghindar.
Jalal tertawa. Jodha berdiri di seberang ranjang,
di depannya tergeletak tempat tidur bayi yang
berbentuk ayunan. Jalal berkata Subhanallah,
lalu duduk di depan ayunan dan memuji kalau
ayunan ini sangat indah dan dia menyukainya.
Jalal bertanya tentang ayunan itu. Jodha duduk
di depan Jalal. Jodha berkata kalau dia
membelinya agar nanti kalau anak mereka lahir,
dia bisa tidur di situ. Jalal berkata kalau dia
sangat menyukai caranya. Suka mendengar
Jodha mengatakan kalau anak itu anaknya. Jalal
merasa hatinya sangat tenang mendengarnya.
Biarpun itu anak Ruq, Johda peduli seperti anak
sendiri. Jodha berkata, “walau bukan anakku,
tapi dia anakmu dan aku juga ibu juniornya
(choti ami) ada darah anda dalam dirinya.” jalal
berkata, “baiklah, aku akan bermain dengan
ayunan ini kalau dia lahir.” Jalal mengerakan
ayunan, tapi Jodha segera menghentikannya dan
berkata kalau itu pertanda buruk. Jalal
mengatakan maaf sebab dia tidak tahu dan
bertanya dari mana Jodha tahu? Jodha
menjawab ibu dan neneknya yang memberitahu
dia waktu bibinya hamil. jalal berkata dengan
bangga bahwa orang-orang akan memberi
anaknya banyak hadiah, tapi Jalal akan
menunggu Jodha memberi anaknya hadiah ini.
jalal berkata, “aku akan menyimpan ayunan ini
sampai mati…” Jodha menutup mulut Jalal
dengan tanganya dan berkata, “tidak yang mulia,
hidup kita sekarang baru di mulai. Aku bahkan
tidak ingin berpikir tentang akhirnya..” Jalal
berjanji kalau dia akan selalu bersama Jodha.
Jodha menyandarkan kepalanya di dada Jalal
dan Jalal memeluknya.
Sinopsis Jodha Akbar episode 252. Maham
masih mengomeli Chand Begum. Maham berkata
kalau Chand begum beruntung karena dia yang
telah menemukannya. Adegan kilas balik
menunjukan bagaimana Maham bertemu dengan
chand begum. Saat itu maham sedang berada di
atas tandu dalam suatu perjalanan. Dia melihat
chand begum dengan pakaian yang sama dengan
yang saat ini dikenakannya sedang menimang-
nimang boneka sambil tertawa-tawa sendirian.
Maham heran karena melihat chand begum
masih hidup. Chand begum telah jadi gila.
Maham menghampirinya dan memanggil
namanya, “chand begum?” Chand begum
mengangkat wajahnya menatap maham. Dia
menyuruh maham melihat putrinya yang sedang
tertawa. Chand berkata kalau dia tidak akan
memberikan anaknya. Maham berkata kalau dia
tidak akan merebut anaknya, dia kan memberi
makanan dan tempat tinggal untuk dia dan
anaknya. Maham berkata, “saya sangat dekat
dengan raja.” Chand bertanya, “oh kau tinggal di
istana? saya dulu juga tinggal di istana. Apakah
anda akan membawa saya kesana?” Maham
menjawab, “mengapa tidak? mari ikut saya.”
Maham memgajak Chand begum pergi
bersamanya. Kilas balik berakhir. Maham berkata
pada Chand kalau dia kehilangan banyak hal
karena maham dan dia akan kehilangan anaknya
kalau tidak mau menceritakan tentang harta
karun itu.
Di sebuah gubuk, seorang wanita tengah baya
sedang menghidupkan api di tungku. Shehnaz
datang dan menyapanya dengan sebutan Ami
jaan. Wanita itu terlihat senang bertemu
shehnaz. Wanita itu menyebut shehnaz sebagai
anakku dan keduanya lalu berpelukan. Wanita itu
bilang kalau dia sangat merindukan shehnaz dan
bertanya dari mana dan kemana saja dia selama
ini. Shehnaz menjawab kalau dia baik-baik saja
dan api balas dendam membuatnya tetap
selamat. Wanita itu berkata kalau dia tahu
kapasitas shehnaz, dia hanya takut kalau ada
orang yang tahu rahasianya. Shehnaz berkata
kalau dirinya sangat terlindung dan rencananya
akan terlaksanan dengan benar. Karena dia ada
dengan Jodha, orang terdekat Jalal. Shehnaz
mengatakan kalau dia berpura-pura gila, karena
mughal tidak menyakiti orang gila. Shehnaz
mengatakan kalau dia pergi ke mathura dan
bertemu Jodha di sana. Adengan kilas balik
pertemuan shehnaz dan Jodha. Saat itu Jodha
sedang berdoa di depan kahna dan menyebut
nama Jalal. Shehnaz mendengarnya. adegan
kilas balik berakhir. Shehnaz bercerita pada
ibunya kalau dia tahu Johda merupakan kunci
untuk mendekati Jalal. Keduanya lalu berteman
dan Jodha membawanya masuk ke istana agra
dan bertemu Jalal, musuh besarnya. Shehnaz
akan membunuh Jalal, tapi sedang menunggu
kesempatan yang baik. Shehnaz berkata, “aku
akan menghukum mereka semua yang bersama
Jalal ketika insiden ini terjadi.” wanita itu
mengatakan agar shehnaz berhati-hati. Shehnaz
berkata agar dia jangan kuatir, dia akan
membalas dendam pada Jalal. Hingga saat itu,
bahkan malaikat tidak dapat mengambil
hidupnya. Dia akan membunuh Jalal dan
mendapatkan tahta…..

Demikianlah Informasi tentang “Jalan Sinopsis Jodha Akbar Episode 252” semoga Bisa bermanfaat buat anda semua

Topik Populer:

  1. Sinopsis jodha akbar episode 252 (3779)
  2. sinopsis jodha akbar 252 (1248)
  3. jodha akbar episode 252 (1201)
  4. jodha akbar 252 (204)
  5. jodha episode 252 (203)
  6. sinopsis jodha akbar eps 252 (202)
  7. cerita jodha akbar episode 252 (152)
  8. jodha 252 (144)
  9. sinopsis jodha 252 (124)
  10. episode 252 jodha akbar (123)
  11. jodha akbar eps 252 (100)
  12. sinopsis jodha episode 252 (89)
  13. sinopsis jodha akbar ep 252 (78)
  14. jodha akbar episode 252 sinopsis (73)
  15. sinopsis joda akbar episode 252 (69)
  16. Sinopsi jodha akbar episode 252 (67)
  17. sinopsis jodha akbar episod 252 (52)
  18. episode jodha akbar 252 (48)
  19. sinopsis jodha akbar episode252 (38)
  20. sinopsis joda akbar 252 (37)

Related Posts