"Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan"

views 1835 Kali dilihat
"Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan"by iBerita Unikon."Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan""Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan" — Halo, sekarang Masih di artikel terbaru yang akan saya berikan kepada sobat sekalian yang tentunya sesuai judul diatas. Kali ini iBerita Unik akan mencoba berikan info atau artikel mengenai "Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan" yang nantinya dapat dilihat langsung info lengkapnya tentunya dibawah ini, Silahkan […]

"Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan" — Halo, sekarang Masih di artikel terbaru yang akan saya berikan kepada sobat sekalian yang tentunya sesuai judul diatas. Kali ini iBerita Unik akan mencoba berikan info atau artikel mengenai "Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan" yang nantinya dapat dilihat langsung info lengkapnya tentunya dibawah ini, Silahkan disimak dan baca ya

Penyidik Polres Lubuklinggau, Sumatera Selatan, membekuk An (42), pelaku pencabulan bocah tunarungu berinisial P (10) di rumahnya di Jalan Puskesmas, RT 3, Kelurahan Muara Enim, Kota Lubuklinggau. An ditangkap setelah dilaporkan warga setempat yang melihat perbuatan keji tersebut.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dover Christian Lumban Gaol melalui Kasat Reskrim AKP Karimun Jaya menjelaskan, perbuatan asusila itu dilakukan tersangka pada Sabtu (18/10/2014) dini hari sekitar pukul 00.00 WIB dan dipergoki warga setempat yang siang harinya sempat curiga terhadap gerak-gerik pelaku.
Setelah menangkap tersangka, warga langsung melapor ke pejabat kelurahan dan jajaran Polres Lubuklinggau, hingga akhirnya tersangka diringkus pada Senin (20/10/2014) sekitar pukul 12.00 WIB.
Berdasarkan pengakuan tersangka, aksi bejatnya itu dilakukannya hanya satu kali, saat korban datang ke rumahnya pada malam hari untuk bermalam.
“Sore itu korban datang gedor pintu, mau nginap di rumah dan saat tidur kebetulan bersebelahan, malam itu aku khilaf dan terjadilah pencabulan,” kata Karimun menirukan keterangan tersangka.
Tersangka sehari-harinya bekerja sebagai pemulung dan sudah dua tahun ditinggalkan istri dan dua anaknya ke wilayah Sumatera Barat.
“Kita masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan membawa korban ke rumah sakit untuk diperiksa secara medis,” tandasnya.
Sementara itu, orangtua korban, IH (50) menjelaskan, berdasarkan pengakuan anaknya, tersangka sudah lima kali dicabuli di rumah tersangka.
“Kami mengharapkan tersangka dihukum berat sesuai perbuatannya, yaitu melakukan pencabulan terhadap anak tuna di bawah umur,” tandasnya.

Nah Kira kira Itulah tadi telah kita saksikan artikel mengenai "Malam Itu Aku Khilaf dan Terjadilah Pencabulan" yang telah Iberita Unik berikan untuk sobat sekalian. dan tidak lupa saya ucapkan banyak terimakasih kepada sumber artikel. Sekian dan terimakasih dan Jangan Lupa Berkunjung lagi

Related Posts