Ayam Kampus di Kota Madiun, Bertarif Puluhan Juta

views 4695 Kali dilihat
Ayam Kampus di Kota Madiun, Bertarif Puluhan Jutaby iBerita Unikon.Ayam Kampus di Kota Madiun, Bertarif Puluhan Jutabaru baru ini kasus Prostitusi online kian menjamur, dimana para penjaja cinta berlomba-lomba menjual dirinya dengan sistem online. Dengan cara ini para hidung belang bisa dengan mudah memasan perempuan untuk memuaskan nafsunya. [Baca Juga: Foto Gadis Bisyar Cantik Ngentot Sama Om-om Nakal] Tak hanya di Jakarta dan Surabaya, mahasiswi di Kota Madiun, Jawa Timur yang […]

baru baru ini kasus Prostitusi online kian menjamur, dimana para penjaja cinta berlomba-lomba menjual dirinya dengan sistem online. Dengan cara ini para hidung belang bisa dengan mudah memasan perempuan untuk memuaskan nafsunya. [Baca Juga: Foto Gadis Bisyar Cantik Ngentot Sama Om-om Nakal]

Tak hanya di Jakarta dan Surabaya, mahasiswi di Kota Madiun, Jawa Timur yang nyambi berbisnis prostitusi ”ayam kampus” juga bisa dijumpai. Sambil kuliah sejumlah perempuan muda tergiur untuk mendapat uang dengan cepat, yaitu menjadi pelayan plus-plus.

Sebut saja namanya, Karin (bukan nama sebenarnya) perempuan asal Blitar dengan memakai gaun hitam sambil menenteng tas kecil dan telepon seluler (ponsel) keluaran terbaru dia keluar dari taksi, dia pun melangkah menuju lobi sebuah hotel di Kota Madiun.

Lantas, Karin menyusuri salah satu lorong hotel. Matanya tertuju pada deretan pintu kamar yang saling berhadapan. Setiba di kamar yang dituju, sejenak ia terlihat ragu saat hendak mengetuk pintu. Namun dia pun memberanikan diri.

Begitu diketuk, pintu kamar segera dibuka. Seorang pria parobaya sebut saja namanya Donjuan mempersilakan Karin masuk. Meski detak jantung perempuan 19 tahun itu sempat berdegup, aroma pengharum ruangan di dalam kamar hotel bisa sedikit menenangkan dirinya.

Donjuan rupanya mengerti kondisi Karin yang masih agak grogi. Demi mencairkan suasana, dia pun berbasa-basi menanyakan sejumlah hal ringan kepada Karin. Keduanya lantas terlihat mulai akrab.

”Bagaimana nggak grogi, itu pengalaman pertama (melayani tamu),” ungkap Karin, seperti dikutip dari jpnn.com.

Udara air conditioner (AC) pun membuat ruangan makin dingin. Sambil melihat jarum jam, Donjuan merapatkan posisi duduknya ke tubuh Karin.

Tangan nakalnya mulai beraksi. Karin hanya pasrah saat pria 45 tahun tersebut memeluk tubuhnya. ”Malam itu, kami melakukannya dua kali,” ujar mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di Kota Madiun tersebut.

Setelah Karin melayani tamunya, Donjuan melontarkan kata-kata pujian. Sejurus kemudian, Donjuan mengambil dompetnya dan memberikan Rp 3 juta kepada Karin.

Sejatinya, dia mematok tarif Rp 2,5 juta sekali kencan. Tetapi, Donjuan menambahkan tip Rp 500 ribu karena menganggap pelayanan Karin memuaskan. Setelah menerima imbalan Rp 3 juta, Karin membersihkan diri dan merapikan riasan wajahnya.

Dia mengatakan uang tersebut ditransfer ke rekening saudaranya untuk biaya berobat sang nenek yang opname di sebuah rumah sakit. Kondisi ekonomi keluarga Karin tergolong pas-pasan. Untuk membiayai kuliahnya, awalnya dia nyambi bekerja sebagai pelayan toko. ”Sejak kecil, saya memang tinggal bersama nenek. Bapak dan ibu tidak mau tahu dengan kehidupan saya,” ungkap Karin.

Nah, pada Maret 2014, nenek yang selama ini mengasuh dirinya sakit keras dan butuh biaya berobat. Karin yang kala itu masih kuliah di semester satu berniat meminjam uang kepada teman sekampusnya yang lebih dulu menjadi mahasiswi plus-plus. ”Dia malah menawarkan kepada saya cara mencari uang dengan mudah dan cepat. Ya, melayani om-om. Waktu itu dia pas dapat booking-an. Karena lagi sibuk, dia menyuruh saya menggantikan,” jelasnya.

Awalnya Karin gamang terjun ke bisnis pemuas syahwat itu. Namun, saat bibinya mengabarkan kondisi sang nenek memburuk, dia akhirnya menyanggupi tawaran temannya. ”Benar juga, cari duit sepertinya gampang banget. Sejak saat itu, saya keterusan (jadi ayam kampus, Red),” katanya sambil mengisap rokok putih dalam-dalam.

Bermodal paras cantik dan tubuh montok, Karin tak sulit mencari mangsa. Meski demikian, dia membatasi sebulan hanya menerima maksimal tiga kali booking-an pria hidung belang yang butuh layanan esek-esek. ”Kebanyakan orang kaya lah,” ujarnya.

Keputusan Karin untuk menggeluti bisnis prostitusi juga didasarkan pada masa lalunya. Keperawanannya terenggut beberapa saat setelah lulus SMA. Sang pacar yang kala itu berusia 24 tahun memaksanya melakukan hubungan suami istri. ”Setelah itu, kami sering melakukannya. Belakangan saya justru dikhianati. Saya ditinggal kawin,” kenangnya.

Topik Populer:

  1. bokep madiun (57)
  2. madiun bokep (3)
  3. bokep kampus madiun (2)
  4. bokepmadiun (2)
  5. bokep mahasisiwi madiun 2017 (1)
  6. bokep mahasiswi madiun (1)
  7. bokepmadoun (1)

Related Posts