TechnologyWordPress
Trending

6 Penyebab Artikel Tidak Muncul di Google tidak ter index

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa artikel atau halaman Anda tidak muncul di hasil pencarian Google?

Berita.ltd Jakarta – Penyebab Artikel Tidak Muncul Di google

Webmaster tools google Search Console

Persyaratan Layanan Google

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa artikel atau halaman Anda tidak muncul di hasil pencarian Google?

Jika iya, Anda pasti kehilangan banyak trafik atau trafik ke website tersebut, apalagi jika artikel atau halaman tersebut berada di halaman pertama hasil pencarian Google untuk kata kunci populer.

Penyebab Artikel Tidak Muncul Digoogle

Sekarang Google adalah mesin pencari yang paling banyak digunakan di dunia, demikian pula halnya di Indonesia.

Jika artikel Anda sudah mengirimkan URL ke Google, maka website atau artikel tersebut akan benar-benar muncul di hasil pencarian Google.

Namun nyatanya terkadang artikel tersebut tiba-tiba tidak muncul di Google padahal sebelumnya sudah diunggulkan.

Itu karena Google deindex artikel tersebut sehingga tidak muncul di mesin pencari Google.

Maka dari itu pada artikel kali ini, kita akan membahas penyebab artikel tidak muncul di Google dan cara mengatasinya. Dengarkan sampai akhir.

Apa itu Google Deindex?

Google Deindex adalah keadaan dimana artikel, halaman atau website anda tidak diindex oleh Google yang mengakibatkan artikel atau website tersebut tidak muncul di hasil pencarian Google.

Bahkan jika Anda mencoba mencari berbagai kata kunci, artikel tersebut tidak akan muncul di mesin pencari. Anda dapat mencoba memeriksa dengan menambahkan situs: di depan URL. situs: domainkamu.com/url-articles.

Ini berpotensi membuat situs web Anda kehilangan lalu lintas yang cukup besar yang dapat mengakibatkan kerugian bagi bisnis Anda.

Hal ini sebenarnya dilakukan Google untuk memberikan pengalaman terbaik kepada pengguna saat berselancar di internet menggunakan Google, sehingga pengguna yang mengakses artikel atau website bisa yakin bahwa website tersebut tidak bermasalah.

Ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Umumnya karena website atau artikel tersebut melanggar aturan Google, seperti duplikat konten, sehingga terindikasi adanya malware pada website tersebut. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab Google deindex, silakan baca bagian selanjutnya

Tidak Muncul di Google dan Cara Mengatasinya

Berikut ini adalah alasan artikel tidak muncul di Google atau Google deindex yang harus Anda hindari. Jika Anda sudah pernah melakukan salah satu dari hal tersebut, tidak perlu khawatir karena kami juga akan menjelaskan bagaimana cara memperbaikinya atau cara mencegahnya.

Salah Konfigurasi

Di WordPress sendiri terdapat konfigurasi untuk mengatur visibilitas website di search engine. Situs web Anda dapat dikonfigurasi untuk menghindari perayapan mesin telusur yang menyebabkan situs web Anda tidak muncul di hasil telusur Google.

Fungsi konfigurasi ini sebenarnya sudah umum digunakan oleh developer agar trafik dari hasil pencarian tidak terganggu saat website sedang dibangun, diperbaiki atau dibuat website uji coba.

Nah, mungkin pengembang lupa untuk memeriksa ulang konfigurasi ini setelah selesai membangun situs web atau memperbaikinya sehingga Google tidak dapat merayapi situs web tersebut.

Cara Mengatasi:

Jika Anda pengguna WordPress, silahkan masuk ke halaman admin terlebih dahulu. Kemudian buka bilah menu Pengaturan – Membaca. Pastikan bagian “Visibilitas Mesin Pencari” tidak diberi daftar periksa.

Konten Duplikat

Jika belum tahu, sebenarnya ada 2 jenis duplikat konten, yang pertama adalah duplikat konten dari website Anda sendiri dan duplikat konten dari website orang lain.

Untuk tipe pertama ini, Anda diindikasikan untuk membuat artikel atau halaman di website dengan konten yang sama persis. Ini biasanya terjadi ketika Anda ingin memperbarui konten menggunakan URL baru. Anda tidak diperbolehkan menggunakan dua URL berbeda untuk konten yang sama persis.

Untuk jenis kedua yaitu menyalin hampir semua konten dari website orang lain dan mempublikasikannya di website sendiri. Ini bisa disebut copy-paste dan sangat dilarang oleh Google.

Google sendiri dapat mendeteksi dan membedakan konten mana yang dibuat sendiri dan konten mana yang digandakan atau disalin dari situs web orang lain.

Cara Mengatasi:

Ada 2 solusi atau cara dalam hal ini.

Alihkan
Redirect adalah akses redirect dari domain ke domain baru. Ada 2 jenis pengalihan, yaitu pengalihan 301 dan pengalihan 302.

Pengalihan 301 mengarahkan URL lama ke URL baru secara permanen, dan untuk 302 pengalihan, mengalihkan URL lama ke URL baru yang bersifat sementara.

Dalam hal ini, Anda dapat menggunakan pengalihan 301. Pengalihan 301 ini akan memberi tanda pada mesin telusur Google agar Google merayapi URL baru.

Anda dapat dengan mudah mengarahkan ulang menggunakan plugin seperti RankMath atau Redirection.

Buat Konten Anda Sendiri

Jika Anda ingin menghindari masalah duplikat konten yang menyebabkan artikel atau situs web tidak muncul di Google, buat konten Anda sendiri. Buat konten orisinal yang menarik dan berkualitas baik.

Menggandakan konten atau menyalin konten dari situs web orang lain adalah sesuatu yang harus Anda hindari dan jangan lakukan sejak pertama kali membuat situs web atau blog.

Jika Anda melakukan ini, ini memberi sinyal kepada Google bahwa situs web Anda tidak asli dan mungkin akan sulit untuk mendapatkan posisi terbaik di Google.

Penjejalan Kata Kunci

Pengisian kata kunci adalah salah satu teknik SEO lama yang sudah ketinggalan zaman.

Cara kerjanya adalah dengan menulis artikel sekitar 300 – 500 kata dan di dalam artikel tersebut masukkan kata kunci yang tidak wajar atau berlebihan seperti 60 kata kunci dan berharap mendapatkan posisi di halaman pertama pencarian untuk kata kunci tersebut.

Saat ini Google sudah memiliki sistem dan algoritma yang dapat menilai konten, apakah konten tersebut dimasukkan dengan kata kunci secara tidak tepat atau dalam tahapan yang wajar.

Perlu diketahui bahwa konten atau artikel yang ditempatkan dengan terlalu banyak kata kunci akan mengakibatkan artikel tersebut mendapatkan skor yang buruk di Google dan kemungkinan terburuknya adalah artikel tersebut tidak muncul di Google atau mengalami deindex.

Konten Terlalu Sedikit

Mengapa jika Anda membuat konten yang terlalu sedikit dapat mengakibatkan artikel Anda tidak muncul di Google atau di-deindex di situs web? Hal tersebut terjadi karena saat ini Google selalu melakukan update dengan tujuan untuk membuat nyaman penggunanya.

Salah satu hal yang membuat nyaman pengguna adalah dapat menemukan informasi yang lengkap dan bermanfaat. Jadi Google membuat sistem yang terlalu sedikit konten dianggap berkualitas rendah. Idealnya, pertahankan konten asli setidaknya sepanjang 1800 kata.

Cara Mengatasi:

Jika Anda memiliki terlalu sedikit konten atau artikel, kami menyarankan Anda untuk menambahkan lebih banyak konten selengkap mungkin. Bisa juga menggunakan media pendukung seperti gambar, infografik, video dan lain-lain.

Penyelubungan Atau Cloaking

Jika Anda tidak tahu, cloaking mengarahkan pengguna Google ke URL atau situs web yang berbeda dari URL yang diklik di hasil penelusuran.

Misalnya, jika Anda memiliki situs web perjalanan, tetapi ketika seseorang mengeklik situs web Anda di mesin telusur Google, orang itu diarahkan ke situs web perjudian atau semacamnya.

Ini biasanya karena serangan peretas. Hacker biasanya melakukan cloaking atau membidik website dengan trafik tinggi untuk mengarahkan pengunjung ke website yang diinginkan hacker.

Cara Mengatasi :

Untuk mengatasinya, scan semua halaman website Anda menggunakan Google Search Console.

Anda dapat menemukan halaman error atau bermasalah di situs Anda menggunakan Google Search Console, lalu memperbaikinya.

Namun, jika Anda menggunakan WordPress, Anda dapat menggunakan plugin keamanan dari WordPress misalnya WordFence dan SecuPress.

Tautan Tak Wajar

Link Building merupakan salah satu strategi SEO yang biasa digunakan seseorang untuk meningkatkan reputasi website. Semakin tinggi kualitas situs web Anda, semakin tinggi peluang situs web Anda berada di halaman pertama hasil pencarian.

Namun, perlu dicatat bahwa memilih backlink dari situs web berkualitas dan tidak menggunakan tautan apa pun. Anda perlu memikirkan kualitas website, reputasi dan lain-lain.

Jika Anda melakukan backlink dengan website yang reputasi website tidak jelas bisa berakibat fatal. Salah satunya adalah website atau artikel tersebut tidak muncul di Google.

Cara Mengatasi:

Untuk mengatasinya, Anda bisa mengecek di Google Search Console situs web mana yang menyediakan backlink ke situs web Anda. Anda dapat menemukan situs web yang menunjukkan kualitas yang buruk.

Jika Anda menemukan ini, lakukan segera sebelum akan mengakibatkan situs web Anda tidak muncul di Google.

Anda perlu menghindari jenis website seperti Private Blog Networks (PBN), Link Directories dan Link Farming Websites untuk dijadikan sumber backlink.

Domain Kedaluwarsa

Jika domain situs web Anda telah kedaluwarsa dan Anda tidak memperbarui domain, maka secara otomatis akan dihapus dan situs web Anda tidak akan lagi muncul di Google atau Google akan menghapusnya.

Bagaimana memperbaikinya:

Catat tanggal kapan domain Anda harus diperbarui, seperti di kalender atau ponsel. Tetapi biasanya penyedia domain dan hosting akan memberi Anda peringatan email kapan harus memperbarui domain Anda.

Server Down

Jika server yang Anda gunakan untuk situs web Anda mati dalam waktu yang lama, hal ini dapat menyebabkan situs web Anda menghilang dari hasil pencarian Google.

Cara Mengatasi:

Gunakan penyedia hosting yang berpengalaman di bidangnya dan memiliki uptime terbaik.

Anda bisa menginstall tool uptime monitoring sehingga setiap kali server yang anda gunakan down, anda akan mendapatkan notifikasi.

Ini adalah alat pemantauan uptime yang dapat Anda gunakan Robot Uptime, Pingdom, dan Uptime.

Namun, jika Anda ingin memiliki hosting yang andal dan stabil, sebaiknya gunakan layanan hosting WordPress dari Masterweb, jika Anda ingin menggunakan WordPress.

Masterweb memiliki uptime server 99,98% dan jaringan server 99,99% per tahun yang memungkinkan situs web Anda selalu online.

Algoritma Google Berubah

Jika Anda tidak mengikuti perkembangan algoritma Google, maka ini bisa membuat website Anda di-deindex oleh Google. Misalnya, 10 tahun yang lalu teknik isian kata kunci masih dapat digunakan, tetapi saat ini jika Anda melakukan ini dapat mengakibatkan situs web atau artikel tidak muncul di hasil pencarian Google.

Cara Mengatasi:

Jika ada artikel Anda yang tidak cocok dengan pembaruan algoritma Google terbaru, ubah dan perbarui artikel segera. Anda harus selalu waspada terhadap pembaruan dari algoritma Google.

Oleh karena itu, Anda bisa membaca artikel yang membahas tentang itu, misalnya Jurnal Mesin Pencari, Blog Alexa atau di Blog Masterweb itu sendiri.

Indikasi Situs Web Malware
Alasan terakhir artikel tidak muncul di Google adalah malware di situs web tersebut.

Jika ada malware di situs Anda atau jika ada peretas yang menyebarkan perangkat lunak berbahaya, itu dapat membahayakan pengunjung situs web Anda.

Oleh karena itu, Google tentunya tidak tinggal diam dan membiarkan penggunanya mengalami hal-hal buruk saat mengakses mesin pencari.

Jadi langkah Google dapat mencegah website Anda muncul di hasil pencarian.

Umumnya pengunjung akan mendapatkan halaman peringatan jika mengunjungi situs yang terindikasi mengandung malware.

Cara Mengatasi:

Anda dapat melihat halaman mana di situs Anda yang menunjukkan malware dengan menggunakan Google Search Console.

Setelah itu Anda bisa mengetahui penyebabnya dan mencoba melakukan perbaikan. Untuk menghindarinya, pastikan Anda menggunakan SSL untuk situs web Anda.

Namun jika Anda menggunakan hosting dari Masterweb, keamanan website Anda akan berada pada level terbaik karena terdapat Imunify360 yang mencegah serangan DDOS, malware, virus dan lain-lain.

Kesimpulan

Nah itulah pembahasan tentang kenapa artikel tidak muncul di Google atau bisa disebut dengan Google deindex.

Jika Anda merasa artikel di website tiba-tiba tidak muncul di Google, coba cek poin-poin yang kami sebutkan di atas.

Untuk mempercepat indeks artikel atau halaman Google, Anda dapat menyalin URL Anda dan meminta Google untuk mengindeks URL di Google Search Console.

Caranya adalah dengan masuk ke menu Inspeksi URL – Masukkan URL dan tekan tombol request indexing.

Terima kasih telah menyimak sampai akhir, semoga bermanfaat untuk semua.

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button